Tips peroleh uang dari internet sebagai freelancer

Tips peroleh uang dari internet sebagai freelancer

Pada artikel ini bakal membahas cara peroleh uang dari internet dengan menjadi freelancer online. Kami bakal kasihkan beberapa langkah yang bisa Anda coba lakukan kalau Anda mau jadi freelancer online yang sukses. Mari simak lebih lanjut!

Definisikan Apa Tujuan Anda

Tanpa tujuan yang jelas dan yang terukur, Anda bakal alami kesusahan buat memulai dan jalankan usaha Anda sebagai freelancer sebagai cara mencari uang tambahan. Maka, cobalah buat luangkan waktu untuk pikirkan dan pahami kenapa Anda pertimbangkan untuk serius mulai bisnis freelance.

Lalu, cobalah buat tentukan profesi atau bidang apa yang mau Anda tekuni sebagai freelancer online. Apakah Anda mau menjadi penulis lepas? Desainer? Developer website? Pastikan keputusan ini ialah yang benar-benar Anda mau dan Anda dapat berkomitmen dalam menjalankannya.

Cari Target Niche yang menguntungkan

Mari asumsikan Anda sebagai seorang desainer grafis yang setidaknya sudah membangun keterampilan Anda dalam penggunaan software desain Adobe Illustrator & Photoshop ketika saat waktu luang Anda, disamping pekerjaan utama Anda.

Jelas, ada banyak pesaing pada bidang desain yang bakal bersedia mengenakan tarif yang jauh lebih rendah daripada Anda. Ada klien dari berbagai latar belakang keperluan dengan biaya hidup rendah yang bakal selalu bersedia menerima tarif desain yang lebih murah dibanding pakai jasa Anda. Lalu gimana? Apakah Anda mesti merendahkan tarif Anda serendah-rendahnya sebagai cara mencari uang? Tentunya tidak!

Memang ada banyak situs pencari dan pasang lowongan freelance semacam Upwork. Tapi saya tidak sarankan Anda buat berpegang Cuma pada situs sejenis itu, apalagi kalau Anda mau peroleh harga yang setimpal dengan usaha Anda. Cobalah networking, luangkan waktu buat bertemu teman-teman lama buat kampanyekan pekerjaan freelance Anda. Anda dapat saja dapat klien dari orang yang mereka kenal.

Baca juga : 7 tips untuk lakukan franchise agar sukses

Dengan begitu, sebetulnya Anda juga cukup merasa aman sebab orang yang referensikan Anda sudah pasti tahu gimana karakter dan gaya kerja Anda. Mereka dapat lakukan highlight atau ekspos kelebihan Anda pada rekan atau kerabat mereka.

Identifikasi Secara Lebih Mendetail Siapa Target Klien Anda

Langkah ketiga ini penting. Saat Anda baru mulai bisnis apapun memang sebaiknya Anda identifikasikan lebih dulu dengan jelas dan mendetail, siapa target klien Anda. Orang-orang seperti apa yang mau Anda tangani sebagai klien?

Misalnya, Anda seorang freelance writer yang sudah biasa bekerja pada lingkungan startup dan e-commerce. Anda mungkin butuh fokuskan target klien Anda pada mereka yang lagi membangun proyek-proyek bisnis mereka dan perjelas pada mereka kalau Anda sudah terbiasa pada bidang atau lingkungan itu. Anda bisa yakinkan mereka kalau Anda ialah orang yang pass buat membantu kesuksesan bisnis mereka dengan jasa yang Anda tawarkan.

Dengan adanya spesialisasi seperti yang kami sebutkan di atas, Anda bakal lebih mudah buat tawarkan tarif yang tidak terlalu murah. Anda punya daya tawar yang tinggi.

Jika Anda masih kesusahan buat identifikasikan target klien, berikut ada berapa pertanyaan yang bisa Anda coba jawab:
-Jenis bisnis mana yang bakal merasa jasa Anda bermanfaat?

-Bisnis mana yang bisa membayar harga yang mesti Anda kenakan, untuk mencapai tujuan penghasilan Anda?

-Siapa pengambil keputusan dalam bisnis itu, dan apa yang bisa Anda pelajari soal demografi serta minat mereka? Dapatkah saya temukan cara buat terhubung dengan mereka pada tingkat yang cukup personal?

Tentukanlah Harga yang Strategis dari Jasa Freelance Anda

Jangan biarkan orang lain mendikte Anda buat tentukan nilai tarif jasa yang Anda tawarkan. Bukan itu cara untuk memulai bisnis freelance.

Dalam posting di blognya, seorang pekerja freelance ternama Neil Patel mengisahkan banyak pelajaran yang dia pelajari ketika jalankan bisnis freelance SEO . Salah satu pelajaran sangat menonjol yang menarik perhatian kami ialah kalau semakin banyak Anda meraih kepercayaan klien ketika saat pitching, semakin sedikit juga klien yang mengeluh ketika saat proyek lagi berjalan.

Kenapa hal itu terjadi? Sebab Neil begitu memilih klien yang tepat sasaran dan yang punya anggaran besar. Neil paham kalau orang-orang seperti mereka ini yang jauh lebih bersedia mengeluarkan uang lebih sebagai investasi. Maka, jasa Anda dianggap mereka sebagai sebuah bentuk investasi.

Misal, saya pribadi sebagai half-time freelance writer, sebagian besar konten yang saya buat berada pada kisaran 1.500 – 2.500 kata per tulisan, dan dirancang buat peroleh peringkat yang bagus dalam hasil penelusuran organik (Google) yang dapat menarik banyak orang untuk kunjungi website bisnis klien dan bahkan terdorong buat bertransaksi. Ini berarti begitu berharga buat bisnis pada era digital ini. Sebab pekerjaan saya tidak Cuma sekadar menulis, dan punya tujuan distribusi strategis yang mengarahkan pengunjung website sesudah konten diterbitkan, jadi saya berhak tambahkan lebih banyak nilai bagi klien saya daripada penulis-penulis lepas lainnya yang Cuma andalkan tulisan bagus.

Tapi, jangan menagih terlalu jauh di atas nilai Anda, kasihkan harga wajar yang sepadan dengan usaha Anda.

Bangun Suatu Website Portofolio yang Berkualitas dan Menarik

Mengapa sih repot-repot butuh website portofolio? Anda tentu sadari ini era digital di mana hampir seluruh orang merupakan pengguna internet atau setidaknya menyadari pentingnya aspek online. Perusahaan-perusahaan kecil pun sekarang sudah miliki website buat representasikan bisnis mereka.

Nah, seperti yang pernah saya bahas pada artikel sebelumnya Personal Branding. Anda juga butuh representasi online soal apa yang Anda kerjakan dan seberapa bagus Anda dalam melakukannya. Lagipula, ini ialah cara yang sangat praktis untuk tunjukkan portofolio Anda pada klien profesional.

Coba kelola website Anda buat sampaikan berapa poin penting ini:

-Spesialisasi dan contoh hasil pekerjaan Anda
-Daftar informasi kontak Anda & karakter atau kepribadian Anda yang profesional
-Sorotan terhadap relevannya pendidikan, dan pencapaian Anda
-Testimoni orang-orang yang mengetahui bagusnya cara kerja hingga hasil kerja Anda
Saat Anda lagi mengembangkan situs portofolio Anda, coba juga temukan freelancer lain pada bidang Anda dan dapatkan inspirasi dari mereka. Hal ini dapat bantu Anda dalam merumuskan proposisi nilai Anda, dan siapkan bisnis Anda sebagai cara mencari uang lebih. Ketahui juga Cara Membuat Website dan Gimana Cara Memilih Hosting Terbaik dalam membuat website portofolio Anda.

Tunjukkan Contoh Hasil Kerja Anda pada Website Portofolio

Sekali lagi, pastikan Anda tunjukkan hasil kerja maksimal Anda pada website Anda. Cobalah atur dalam terbitkan konten, gambar, atau video baru (tergantung pada media konten yang mungkinkan dan relevan terkait bidang kerja Anda.

Tidak ada cara yang lebih baik buat menjual jasa Anda, selain tunjukkan kepada klien Anda kalau Anda dapat membuat apa yang mereka perlukan. Dengan begini, Anda juga permudah klien dalam pertimbangkan pilihan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *